Sabtu, 21 Desember 2013


Peran Mahasiswa dalam Pembangunan
Oleh Arista Kusuma Dewi


Mahasiswa. Sesuatu yang menyangkut mahasiswa sangat asyik untuk dibicarakan. Termasuk peran mahasiswa dalam pembangunan. Ya, mahasiswa dan perannya dalam hal yang satu ini memang masih menjadi dilema bagi masyarakat. Ditengah masa-masa sulit ini, muncul berita yang tidak sedap tentang mahasiswa. Misalnya saja adanya kasus kekerasan saat ospek. Banyak yang menilai bahwa mahasiswa sekarang akrab dengan kekerasan. Mahasiswa hanya mengandalkan emosinya bukan pikirannya. Lalu dimana ilmu yang mereka peroleh? Bukankah mereka belajar untuk menjadi sosok yang akan membangun bangsa dan negara ini? Hal inilah yang membuat masyarakat agak goyah bila menaruh harapan pada pemuda sekarang.
Tapi, mahasiswa saat ini tidak seburuk itu. Banyak dari mereka masih berjuang dalam pembangunan bangsa dan negara ini. Peran mahasiswa dalam pembangunan ini dimulai ketika mereka menyandang status kemahasiswaan mereka. Lalu kembali pada masyarakat dan dengan ilmu yang mereka peroleh di Perguruan Tinggi, mereka mampu menerapkannya dalam upaya pembangunan baik untuk daerah masing-masing maupun nasional.
Lalu bagaimana peran mahasiswa dalam pembangunan? Peran mahasiswa dalam pembangunan tercermin dalam apa yang ia lakukan. Seperti kritis dan kreatif dalam berfikir dan memecahkan masalah. Mereka menjadi sangat risau dengan segala permasalahan yang timbul. Permasalahan tersebut seperti ketidak adilan, selalu menginginkan penegakan hukum dan kembalinya norma-norma yang perlahan luntur, dan lain-lain. Lalu memberi solusi atau ide-ide kreatif dalam setiap permasalahan yang muncul.
Dengan memahami peran mahasiswa dalam pembangunan secara bijak, kita dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan harapan dapat menuju pembangunan nasional dan regional yang akan kita raih.

Posted on 01.38 by Unknown

4 comments

Jumat, 20 Desember 2013

Peran Mahasiswa dalam Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi

Kata kunci : mutu perguruan tinggi
Mutu perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh aspek mutu dosen dan tenaga kependidikan saja,tetapi juga oleh mahasiswa yang menjalani pendidikan di perguruan tinggi untuk menjalankan mutu perguruan tinggi yang berkualitas.indikasai mutu perguruan tinggi mahasiswa antara lain adalah tingkat keketatan dalam seleksi masuk,kepatuhan mahasiswa terhadap etika,sikap proaktif mahasiswa dalam proses belajar mengajar,prestasi akademik yang ditunjukkan dan yang terutama adalah kompetensi lulusan yang handal.ada banyak hal yang mungkin kurang disadari oleh para mahasiswa tentang peran penting yang dimilikinya,padahal sebenarnya sangat mempengaruhi terbentuknya mutu perguruan tinggi.
Peran penting yang dapat dijalankan mahasiswa adalah pelayanan yang harus diberikan oleh mahasiswa kepada para pemangku kepentingan lainnya agar terciptanya mutu perguruan tinggi yang berkualitas,karena mahasiswa adalah salah satu unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan perguruan tinggi.Jadi mahasiswa tidak hanya sebagai pihak yang dilayani,tetapi juga sebagai pihak yang harus melayani.mahasiswa seperti halnya dosen harus menjaga mutu perguruan tinggi dengan kehadirannya tepat waktu di kelas,wajib mengerjakan tugas dengan sebaik-baiknya,mematuhi etika yang diterapkan(misalnya tidak menggunakan sandal jepit dan kaos oblong di kelas)juga mahasiswa diberi akses untuk menyampaikan informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan terhadap penjaminan mutu perguruan tinggi tentang adanya dosen atau tenaga kependidikan yang dipandang kontra produktif terhadap penjaminan mutu perguruan tinggi(misalnya dosen sering tidak masuk tanpa menggati di waktu yang lain,staf laporan yang tidak siaga di laboratorium ketika kegiatan praktikum berlangsung)Oleh karena itu seharusnya mahasiswa juga dilibatkan dalam pelaksanaan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi yang dilaksanakan di tingkat universitas, fakultas, jurusan dan prodi. 
Sistem penjaminan mutu perguruan tinggi memerlukan komitmen bersama dari semua aktifitas akademik mulai pimpinan puncak sampai pelaksana paling bawah(misalnya petugas kebersihan,petugas parkir)karena mahasiswa merupakan salah satu unsur penting yang dapat menopang keberhasilan pelaksanaan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi,maka sosialisasi kepada semua aktivitas akademik harus memasukkan unsur mahasiswa sebagai salah satu sasaran sosialisasi yang harus dilaksanakan tecara terus-menerus melalui berbagai media komunikasi dan disampaikan pada berbagai kesempatan.melalui sosialisasi tersebut diharapkan memperoleh komitmen bersama dalam melaksanakan penjaminan mutu perguruan tinggi sehingga seluruh pihak memperoleh dorongan mental untuk terus memperbaiki diri agar memperoleh kinerja akademik yang maksimal mutu perguruan tinggi yang berkualitas.


Dwi wahyu silvana yoga/21

Posted on 01.46 by Unknown

5 comments


Gaya Hidup Bebas Remaja Masa Kini
 
Kata kunci : Remaja
Remaja saat ini telah memasuki era kehidupan dengan sistem komunikasi global,dengan kemudahan mengakses informasi baik melalui media cetak,TV,internet,komik, media ponsel dan DVD bajakan yang berkeliaran di masyarakat,tentunya memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan kita.Setiap fenomena yang ada dan terjadi di dunia,tentunya akan memberikan nilai positif sekaligus negatif kepada remaja.remaja sangat tergantung pada pola pikir dan landasan hidup pribadi masing-masing.Setiap remaja  akan merasa senang dengan kehadiran produk atau layanan yang lebih canggih dan praktis.tidak terkecuali teknologi internet yang telah merobohkan batas dunia dan media televisi yang menyajikan hiburan,informasi serta berita aktual.begitu juga handphone yang telah membantu komunikasi sesama manusia untuk kapan saja meskipun satu dengan yang lainnya berada di dunia Utara-Selatan atau belahan Timur – Laut.
Setiap teknologi memberikan efek positif dan negatif.maraknya penggunaan ponsel telah menurunkan interaksi individu secara langsung.hal ini akan cenderung membuat pola hidup remaja menjadi indivualistis.dampak negatif  buat remaja ini tentunya dapat dikurangi bahkan dihindari jika saja sipengguna memiliki pemahaman atau pengetahuan,etika dan sikap yang kuat (bijak-positif) untuk memanfaatkan sesuatu secara selektif dan tepat.inilah titik permasalahannya bagi anak dan remaja.penyaring internal(pemahamam,etika dan sikap)anak dan remaja.remaja masih sangat rapuh,diera kompleksitas arus kehidupan saat ini,orang tua(terutama di perkotaan)telah kehilangan daya mendidik dan membangun keluarga bagi anak-anaknya di karenakan arus globalisai.
Kemajuan teknologi bisa saja membawa arus global positif dan negatif bagi remaja.arus global negatif seperti menonton adegan-adegan kekerasan,seksual,mistik dan hedonisme di media TV,koran dan internet,serta sistem pendidikan sekolah yang gagal membangun karakter anak,telah menyerang anak-anak kita saat ini.di sisi lain,rendahnya regulasi dari pemerintah dan aparaturnya,telah menyebabkan oknum-oknum perusak generasi muda kita“berkembang biak secara pesat”KKN antara pihak penguasa dengan pengusaha dalam regulasi,publikasi dan distribusi media menyebabkan jutaan pemimpin masa depan Indonesia di ujung kepunahan.sederet keprihatinan anak dan remaja.saat ini seperti kenakalan remaja,pola hidup konsumtif-hedonistik, pergaulan bebas, rokok, narkoba, dan kecanduan game on line hampir menuju budaya “gaya hidup” remaja masa kini.Teknologi tanpa filtrasi (perlu regulasi agar kebebasan tidak jebol) dan rapuhnya edukasi atau karakter remaja masa kini.
  
Dwi wahyu silvana yoga/21

Posted on 01.32 by Unknown

4 comments

Peran Remaja Dalam Masyarakat
Oleh Salamatus Sakdiyah

Peran remaja dalam masyarakat sangatlah penting. Remaja adalah masa yang harus kita lewati sebelum menjadi dewasa. menjadi dewasa berarti kita mempunyai lebih banyak kebebasan untuk mengatur apa yang kita inginkan dibandingkan saat kita masih kecil, dimana kita harus selalu mengikuti apa kata orang tua.
Meskipun begitu, kita tidak boleh lupa kalau kebebasan selalu muncul bersamaan dengan tanggung jawab. Dalam hal ini, menjaga nama baik keluarga, membantu keluarga, menjaga orang tua, menjaga keamanan lingkungan setempat adalah beberapa contoh dari tanggung jawab dan peran remaja dalam masyarakat. Maka dari itu, kita tidak boleh melakukan hal-hal buruk yang dapat merusak peran kita sebagai remaja.
            Sebagai bagian dari masyarakat, mau tidak mau kita harus membaur dengan masyarakat dan hidup berdampingan. Kita tidak boleh hidup semaunya sendiri. Dalam kehidupan bermasyarakat, ada beberapa aturan yang harus kita patuhi. Peraturan ini yang mungkin sering dirasa oleh para remaja membatasi kehidupan mereka. Tapi sesungguhnya peraturan itu bertujuan untuk menghidari konflik karena perbedaan kepentingan yang terjadi dimasyarakat. Oleh sebab itu, peran remaja dalam masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga perdamaian di lingkungan masyarakat.
            Untuk itu sebagai remaja, sikap peduli terhadap situasi dan kondisi yang menimpa masyarakat tempat kita tinggal bersama merupakan tugas dan panggilan yang harus kita lakukan. Sikap peduli itu harus kita tunjukkan dengan cara berpikir, cara bebicara dan cara bertindak yang baik. Jangan malah kita bersikap acuh dan tak peduli. Tunjukkan bahwa peran remaja juga sangat penting dalam masyarakat, yaitu sebagai agent of change (ujung tombak perubahan).

Posted on 00.24 by Unknown

6 comments

Kamis, 19 Desember 2013

oleh : Muhammad Firdaus Immas

Pengertian peran mahasiswa adalah golongan generasi muda yang menuntut ilmu di perguruan tinggi yang mempunyai identitas diri. Identitas diri peran mahasiswa terbangun oleh citra diri sebagai insan religius, insan dimnamis, insan sosial, dan insan mandiri. Dari identitas peran mahasiswa tersebut terpantul tanggung jawab keagamaan, intelektual, sosial kemasyarakatan, dan tanggung jawab individual baik sebagai hamba Tuhan maupun sebagai warga bangsa dan negara. Ada beberapa peran mahasiswa di kehidupan sosial, yaitu sebagai berikut : 

  • ·         Peran moral
Peran mahasiswa yang dalam kehidupanya, tidak dapat memberikan contoh dan keteladanan yang baik dan telah meninggalkan amanah dan tanggung jawabnya sebagai kaum terpelajar. Jika hari ini peran mahasiswa berorientasi pada hedonisme (hura – hura dan kesenangan), lebih suka mengisi waktu luang mereka dengan agenda rutin pacaran tanpa tahu tentang peruban di negeri ini, dan jika hari ini peran mahasiswa lebih suka dengan kegiatan festival musik dan kompetisi (entertainment) dengan alasan kreatifitas, dibanding memperhatikan dan memperbaiki kondisi masyarakat dan mengalihkan kreatifitasnya pada hal – hal yang lebih ilmiah dan menyentuh kerakyat, maka peran mahasiswa semacam ini adalah potret “generasi yang hilang “yaitu generasi yang terlena dan lupa akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai peran mahasiswa.

  • ·         Peran sosial
Peran mahasiswa ini harus menumbuhkan jiwa-jiwa sosial yang dalam atau dengan kata lain solidaritas sosial. Solidaritas yang tidak dibatasi oleh sekat sekat kelompok, namun solidaritas sosial yang universal secara menyeluruh serta dapat melepaskan keangkuhan dan kesombongan. Peran mahasiswa ini tidak bisa melihat penderitaan orang lain, tidak bisa melihat poenderitan rakyat, tidak bisa melihat adanya kaum tertindas dan di biarkan begitu saja. Peran mahasiswa sosial bersifat kasih dan sayangnya turun dan memberikan bantuan baik moril maupun materil bagi siapa saja yang memerlukannya. Betapa peran mahasiswa sosial jauh dari pragmatisme ,dan rakyat dapat merasakan bahwa peran mahasiswa sosial adalah bagian yang tak dapat terpisahkan dari rakyat, walaupun upaya yang sistimatis untuk memisahkan peran mahasiswa dari rakyat telah dan dengan gencar dilakukan oleh pihak – pihak yang tidak ingin rakyat ini cerdas dan sadar akan problematika ummat yang terjadi.

  • ·         Peran Akademik
Sesibuk apapun peran mahasiswa, turun kejalan, turun ke rakyat dengan aksi sosialnya, sebanyak apapun agenda aktivitasnya jangan sampai membuat mahasiswa itu lupa bahwa peran mahasiswa adalah insan akademik. Peran mahasiswa dengan segala aktivitasnya harus tetap menjaga kuliahnya. Setiap orang tua pasti ingin anaknya selesai kuliah dan menjadi orang yang berhasil. Maka sebagai peran mahasiswa akademik berusahalah semaksimal mungkin untuk dapat mewujudkan keinginan itu, untuk mengukir masa depan yang cerah . Peran mahasiswa yang satu ini teramat sangat penting bagi kita, dan inilah yang membedakan kita dengan komonitas yang lain ,peran mahasiswa ini menjadi simbol dan miniatur kesuksesan kita dalam menjaga keseimbangan dan memajukan diri kita. Jika memang kegalan akademik telah terjadi maka segeralah bangkit,”nasi sudah jadi bubur maka bagaimana sekarang kita membuat bubur itu menjadi “ bubur ayam spesial “. Artinya jika sudah terlanjur gagal maka tetaplah bangkit seta mancari solusi alternatif untuk mengembangkan kemampuan diri meraih masa depan yang cerah di dunia dan akhirat.

  • ·         Peran politik
Peran politik adalah peran yang paling berbahaya karena disini peran mahasiswa berfungsi sebagai presseur group ( group penekan ) bagi pemerintah yang zalim. Oleh karena itu pemerintah yang zalim merancang sedemikian rupa agar peran mahasiswa tidak mengambil peran yang satu ini. Pada masa orde baru di mana daya kritis rakyat itu di pasung, siapa yang berbeda pemikiran dengan pemerintah langsung di cap sebagai kejahatan terhadap negara. Pemerintahan Orba tidak segan-segan membumi hanguskan setiap orang-orang yang kritis dan berseberangan dengan kebijakan pemerintah yang melarang keras peran mahasiswa beraktifitas politik. Dan kebijakan ini terbukti ampuh memasung gerakan – gerakan peran mahasiswa yang membuat mahasiswa sibuk dengan kegiatan rutinitas kampus sehinngga membuat peran mahasiswa terpenjara oleh system yang ada.
Peran mahasiswa adalah kaum terpelajar dinamis yang penuh dengan kreativitas. Peran mahasiswa adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari rakyat. Sekarang mari kita pertanyakan pada diri kita yang memegang label peran mahasiswa, sudah seberapa jauh kita mengambil peran dalam diri kita dan lingkungan.

Posted on 19.28 by Unknown

9 comments



Oleh Siti Robingah Pujiati
Peran remaja memang sangat penting, apalagi remaja merupakan kelompok yang penuh potensi, betapa sejarah telah mencatat bahwa Negara ini telah disusun diatas jerih payah para remaja tempo dulu,
Pengembangan generasi penerus diarahkan untuk mempersiapkan kader-kader bangssa penerus perjuangan dengan memberikan bekal ketrampilan, kepemimpinan, kesegaran jasmani, daya kreasi, patriotisme, idealisme, kepribadian dan budi pekerti yang luhur.  Sehingga perlu  diciptakan kondisi yang sehat agar potensi para generasi muda dapat berkembang secara maksimal dan mereka dapat melakukan peran mereka secara bertanggung jawab. Betapa pentingnya peran remaja dalam pembangunan bangsa, sehingga remaja dituntut untuk mampu berperan dalam kehidupan sehari-hari, remaja sebagai makhluk sosial dimana mereka tidak pernah tidak berhubungan dan berinteraksi  dengan orang lain di sekitar mereka, yaitu keluarga, kerabat, kolega, tetangga, sekolah, dan masyarakat.
Dalam kehidupan sosialnya tersebut remaja mempunyai peranan yang sangat penting, peran menjaga nama baik keluarga, membantu orang tua, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,  dan lain-lain. Karena remaja masih kedalam kelompok ABG labil, maka Sebagai makhluk sosial remaja di tuntut bisa menyesuaikan diri dimanapun mereka berada,  apalagi dengan berbagai macam pengaruh baik internal maupun eksternal, sehingga terkadang peran remaja menjadi tidak terlihat karena adanya pengaruh negative.
Sungguh disayangkan ketika remaja saat ini lebih berperan aktif dalam dunia maya ketimbang dunia nyata, Lebih suka nge Facebook, lebih suka aktif di mailing list, lebih suka di forum ketimbang duduk mufakat untuk kemajuan RT, RW, Kecamatan, Provinsi bahkan di tingkat lebih tinggi. Padahal tindakan nyata mereka sangat diharapkan masyarakat dalam membantu membantu menegakkan keadilan, Memang peran remaja saat ini terlihat menurun, kegiatan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar sedikit terganggu karena mereka lebih suka dengan dunia maya mereka, mungkin karena berkembangnya teknologi dan tren lingkungan sehingga remaja saat ini beranggapan bahwa mereka harus mengikuti tren yang ada, sehingga mereka lupa peran mereka sebagai kader bangsa.
Yang seharusnya kita lakukan saat ini adalah menata diri, menata lingkungan dan kemudian menata bangsa dan Negara.itu lah peran remaja yang sesungguhnya.

Posted on 19.18 by Unknown

7 comments