Minggu, 05 Januari 2014

Remaja – Gaya Hidup Mewah

Kali ini topic Gaya Hidup Mewah dalam perspektif remaja yang ingin disentuh..

Gaya hidup mewah! Pastinya ramai remaja yang menginginkan gaya hidup yang mewah! Begitu juga saya! Jarang rasanya remaja pada zaman ini yang inginkan kesederhanaan dalam bergaya. Memiliki pakaian yang berjenama, aksesori yang mahal seperti jam tangan berjenama, gadget-gadget canggih seperti Ipad & Iphone, kenderaan berjenama dan lain-lain lagi..

Siapa yang tidak tahu begitu bukan?

Tidak salah rasanya bagi remaja yang inginkan gaya hidup yang mewah pada perspektif ku.. Ini adalah kerana gaya hidup mewah ini sebenarnya merupakan impian bagi setiap individu itu sendiri.. Pada zaman serba canggih dan moden ini, rata-ratanya inginkan TREND yang sebegitu.. Namun, terdapat beberapa perkara yang perlu disentuh dalam keinginan untuk gaya hidup mewah ini dalam perspektif remaja..

1 – PRO
•    Gaya hidup remaja mewah dapat meningkatkan keyakinan diri yang tinggi dalam diri
•    Gaya hidup remaja mewah juga adalah kepuasan kepada diri sendiri
•    Keiginan gaya hidup remaja yang mewah juga boleh menjadi faktor yang mendorong kita kepada suatu pencapaian matlamat

2 – KONTRA
•    Gaya hidup remaja  mewah bukan suatu kemestian, tetapi ia adalah pilihan diri sendiri
•    Gaya hidup remaja mewah boleh mendorong kepada riak, lupa daratan, dll
•    Gaya hidup remaja mewah Mudah terdorong kepada “biar papa asal bergaya”

Jadi  apa yang harus dititikberatkan dalam keinginan gaya hidup yang mewah dalam perspektif remaja adalah KECERDIKAN..!! Untuk seseorang remaja hidup dalam gaya mewah, biarlah sesuai dengan poket sendiri bak kata pepatah “Ukurlah Baju di Badan Sendiri”.. Seseorang remaja itu haruslah menjadi BIJAK & CERDIK untuk memiliki gaya hidup yang mewah!!

Posted on 20.58 by Unknown

5 comments

Jumat, 03 Januari 2014

PERAN REMAJA DI SUATU FORUM
( ORGANISASI )

Kata kunci : Remaja, organisasi dan pemimpin
Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin,metode, lingkungan), sarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.
Dalam organisasi kita dapat memperoleh ilmu, teman dan juga pengalaman yang bisa menjadikan kita berubah menjadi lebih aktif berfikir dan juga menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang bagus untuk masa mendatang yang akan diterapkan pada masyarakat dan organisasi itu sendiri. Dalam hal ini remaja mempunyai peran di dunia organisasi yang sangat mendominasi di dalam organisasi tersebut karena pada kenyataannya suatu forum itu rata-rata dipenuhi (di dominasi) oleh kalangan remaja walaupun tidak semua organisasi itu di penuhi dengan kalangan remaja kita dapat ambil sebagai contoh yaitu organisasi politik (partai) di dalam politik tersebut biasanya dikerumpuni oleh para pejabat berperut buncit yang umurnya tidak bisa dikatakan sebagai remaja lagi. Remaja mempunyai peranan yang penting bagi sebuah organisasi yang bisa dikatakan mempunyai simbiosis mutualisme antara remaja dan dan organisasi tersebut karena dalam hal ini remaja tidak hanya memperoleh ilmu, teman dan dan juga atau hanya sekedar mengisi waktu luang akan tetapi remaja itu juga akan memperoleh yang namanya pembentukan jiwa karakter yang bagus dan sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang ideal, kenapa? Karena di dalam suatu organisasi itu biasanya memberikan suatu bimmbingan ataupun juga softskill yang dapat merubah dan menambah kemampuan, pola pikir  atau mindset pada jiwa seseorang dan juga hasilnya akan bebrbeda dengan remaja yang biasa nongkrong di jalanan.
Kemudian mutualisme untuk organisasi yaitu satu, organisasi tidak akan berkembang dan maju tanpa adanya anggota , ibaratnya seperti ini “mobil angkot tidak akan berjalan dikala tidak ada sopir dan penumpangnya” artinya mobil angkot itu sebagai organisasi, supir angkot sebagai pemimpin dari organisasi dan penumpang sebagai anggota (remaja). Dari perumpamaan ini dapat kita simpulkan bahwa organisasi dikatakan penting jika ada pengurusnya (pemimpin, dan anggota), coba saja jika organisasi tidak ada anggotanya, terus yang mau di organisir siapa? Kemudian pemimpin, bayangkan saja ada mobil angkot yang penuh penumpang tetapi tidak ada supirnya, apakah bisa jalan? Tentu saja tidak. Nah, disinilah peran remaja dalam organisasi, “Remaja bisa menjadi pemimpin karena organisasi, dan organisasi bisa menjadi luar biasa  karena pemimpin (remaja)”.


Oleh Hadi Maryono

Posted on 06.32 by Unknown

5 comments

Senin, 30 Desember 2013



Pergaulan Remaja Masa Kini
Oleh Arista Kusuma Dewi

Fenomena-fenomena yang sering terjadi pada pergaulan remaja masa kini tak pernah luput dari pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dengan pesat dalam lingkup yang tidak hanya lokal melainkan dalam lingkup mendunia (global). Sadar ataupun tidak etika yang baik yang sudah lahir didalam masyarakat juga turut serta mendapatkan imbasnya, hal ini terbukti dari sekian banyaknya fakta yang terkuak baik di media massa maupun lingkungan sekitar tentang pengaruh perkembangan teknologi dalam pergaulan remaja masa kini. Contohnya remaja melakukan tindak asusila kepada teman sebayanya setelah menonton video porno, remaja mencuri untuk membeli gadged baru, dan lain-lain.
Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena saat ini moral anak muda telah rusak karena pengaruh budaya luar yang tergolong bebas dan melakukan apapun semaunya sendiri tanpa memperhatikan etika-etika pergaulan yang semestinya. Mereka juga meniru apa yang dilihatnya tanpa memilih mana yang layak dan tidak layak ditiru. Asalkan mereka suka ya why not? Sinetron misalnya, kebanyakan menampilkan persaingan kelompok (geng), rebutan warisan, rencana pembunuhan, cara berpakaian pemerannya yang serba mini dan kekurangan bahan, dan lainnya. Pergaulan remaja masa kini bila dibandingkan dengan pergaulan remaja dulu akan terlihat jelas ketimpangan perilakunya. Remaja dulu, mereka masih mempunyai rasa malu dan masih memegang batasan-batasan pergaulan. Tidak seperti remaja sekarang yang dengan terang-terangan mengungkapkan emosinya kepada siapapun, bersikap tidak sopan pada orang yang lebih tua, bahkan mesra-mesraan dengan pacar dimuka umum.
Hal ini tentu menjadi cambukan bagi masyarakat terlebih lagi bagi orang tua, mengingat perilaku anak muda zaman sekarang yang cenderung tidak teratur dan urakan serta pergaulan remaja masa kini yang sangat memperihatinkan, menuntut kerjasama antara orang tua lingkungan masyarakat sebagai kontrol atas perilaku remaja disekitarnya. Karena mengawasi saja tidak cukup, karena mereka pandai mencari celah dan kesempatan. Walaupun bergaul adalah suatu kebutuhan setiap orang agar mereka bersosialisasi dengan lainnya. Apalagi bagi remaja, bergaul merupakan bagian dari proses pencarian jati diri. Tapi harus memperhatikan etika dan nilai-nilai moralnya.

Posted on 23.27 by Unknown

4 comments



Pola Gaya Hidup Remaja
Oleh Arista Kusuma Dewi

Pola gaya hidup remaja saat ini selalu mengikuti perkembangan zaman. Gaya hidup ini meliputi  gaya berpakaian, potongan rambut, cara berdandan, perilaku, dan lainnya. Hal ini terjadi karena remaja yang paling responsif terhadap perubahan dan paling mudah beradaptasi dengan segala perubahan-perubahan yang terjadi. Mereka cenderung peka terhadap apapun yang terjadi, yang menyangkut dirinya dan teman-teman seusianya.
Perubahan ini di pengaruhi oleh adopsi gaya dari barat. Remaja meniru trend yang sedang populer seperti fashion, gaya bicara, dan lainnya yang berkembang melalui media massa. Trend tersebut begitu bebas dan mampu mempengaruhi pemirsanya. Pengemasan yang menarik dan gaya yang unik mampu membius mata remaja yang ingin tampil beda dari yang lainnya. Hal ini yang kemudian mempengaruhi selera remaja dan merubah pola gaya hidup remaja masa kini. 
Selain itu, perpindahan penduduk juga dapat mempengaruhi pola gaya hidup remaja. Misalnya ketika seseorang pindah dari kota ke desa. Ia pasti akan membawa kebiasaanya di kota ke tempat barunya. Misalnya kebiasaan yang berupa cara berpakaian, dan gaya berbahasa yang berbeda dengan remaja sekitar yang mereka anggap 'keren'  itu biasanya akan ditiru oleh remaja sekitar. Lalu mereka akan mempopulerkan gaya tersebut kepada teman-temannya.
Pola gaya hidup remaja ini bukan hanya sekedar ekspresi diri tapi juga sebagai tanda bahwa mereka berbeda dari anak-anak, orang tua, bahkan teman sebaya mereka sendiri. Mereka selalu ingin tampil menarik, dinamis, unik, terlihat sempurna dan berbeda di mata semua orang.
Pola gaya hidup remaja juga selalu berubah seiring dengan perkembangan zaman. Selain mengikuti trend yang berubah terkadang mereka juga menciptakan trend tersendiri. Dengan kreativitas yang mereka miliki mereka bisa mengembangkannya menjadi sebuah karya baru.

Posted on 23.23 by Unknown

4 comments

Kamis, 26 Desember 2013

oleh Sadoso Tri Hatmoko
assalamualaikum...
dalam tema artikel ini yaitu peran mahasiswa, saya akan menulis beberapa peran mahasiswa di lingkungan masyarakat. judul artikel peranan mahasiswa bagi masyarakat.
Mahasiswa adalah sekelompok orang yang menuntut ilmu di perguruan tinggi dimana ilmu yang mereka dapat pemahamannya luas dan cara berpikirnya pun harus lebih kreatif.
Secara kehidupan ilmu seseorang itu bermanfaat apabila ilmu yang mereka dapat bisa diberikan ke orang lain dan bermanfaat pula bagi orang lain.
Pembahasan ini adalah tentang peranan mahasiswa bagi masyarakat
masyarakat adalah sekelompok orang dari berbagai macam budaya, daerah dan sikap yang berbeda dalam satu ruang lingkup masyarakat pun mempunyai perbedaan ilmu antara satu dengan yang lainnya disini lah peranan mahasiswa bagi masyarakat dimana masyarakat mempunyai kepentingan yang memungkinkan tidak memperdalam kembali pengetahuan umumnya.
Contoh peranan mahasiswa terhadap masyarakat yaitu
1. Membuatnya sebuah organisasi di ruang lingkup masyarakat agar terdapat interaksi masyarakat antara satu sama lain
2. Pengajaran akan ilmu pengetahuan umum dan pemahaman yang lebih terhadap kehidupan masyarakat masyarakat untuk memberikan ilmu akan dampak baik dan dampak buruk untuk kehidupan contoh seperti pemahaman NARKOBA, PERGAULAN BEBAS, FREE SEX, dan DAMPAK DAMPAKNYA bagi masyarakat , metode ini dapat dikembangkan dengan seminar dan musyawarah antar mahasiswa dengan masyarakat
3. Membangun sebuah acara bagi masyarakat sehingga terjadinya pendekatan yang lebih baik lagi antara satu dengan yang lainnya
4. Bersosialisasi akan kepedulian social yang dikembangkan dimasyarakat sehingga terdapatnya bantuan dan adanya saling tolong menolong dsb
Diatas ini adalah sebagian peranan kecil yang dapat diterapkan antara mahasiswa dengan  masyarakat yang dapat berguna untuk kebaikan bersama.
Selain peranperan yang telah terulis tersebut, mahasiswa di dalam masyarakat seharusnya mampu menempatkan diri pada lingkungan masyarakat dan mampu memberikan contoh yang baik.


Semoga artikel ini bermanfaat bagi para mahasiswa.

Posted on 18.34 by Unknown

1 comment

Rabu, 25 Desember 2013


Oleh : Muhamad Yahya


Peran mahasiswa sangatlah berpengaruh dalam masyarakat, terutama kontrol sosial. Disaat pemerintah mengalami keganjilan, bahkan buka hanya pemerintah, masyarakat juga mengalami keganjilan mahasiswa dapat berfungsi untuk memperbaiki keganjilan nilai dan norma, selain itu mahasiswa harus menjaga nilai dan norma tersebut.

Dinegara kita ini, masyarakat khususnya masyarakat tingkat menengah kebawah sangat merasakan bahwa pemerintah hanya memikirkan dirinya sendiri. Banyak diantara mereka hanya mengumbar janji didalam kampanye. Hukum pun bisa dengan mudah dibeli dengan uang. Korupsi sudah sangat memprihatinkan dinegara ini. Terlebih biaya pendidikan yang teramat sangat mahal. Tentu hal ini tidak dirasakan bagi mereka yang berduit dan berkantong tebal. Akan tetapi orang seperti kita ini yang notabennya masyarakat golongan menengah kebawah sangat amat sangat merasakannya. Inilah mengapa kita sebagai mahasiswa harus bertindak serta berperan aktif dengan ilmu dan kemampuan yang kita miliki.

Selain itu kita sebagai mahasiswa harus menumbuhkan jiwa kepedulian sosial yang peduli terhadap masyarakat lain. Hal ini dapat diwujudkan ketika pemerintah memberikan kebijakan yang dirasa sangat merugikan rakyat. Akan tetapi wujud tingkah laku tidak hanya dengan demo atau turun kejalan saja. Melainkan dari pemikiran, diskusi atau debat dan yang lainnya. Kepedulian juga bisa ditunjukkan dengan cara memberi bantuan moril dan materil kepada rakyat yang membutuhkan.

Kita sebagai mahasiswa sebaiknya harus selalu berfikir positif atas semua yang terjadi dipemerintahan kita. Jangan biarkan pemikiran masyarakat bahwa mahasiswa hanya bisannya cuma demo saja. Akan tetapi juga memberikan solusi dan hasil yang seharusnya dapat memberikan dampak yang baik bagi Bangsa Indonesia.

Selain itu mahasiswa harus juga memiliki ilmu yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama atau kepentingan masyarakat luas. Kadang mahasiswa sering menunjukkan sifat sifat yang yang selalu mementingkan diri sendiri. Padahal mahasiswa itu adalah generasi calon penerus bangsa yang berjiwa sosial dan dapat membanggakan negara kita dimata internasional sesuai dengan tujuan Universitas Negeri Semarang :
1.      Menghasilkan tenaga akademik, profesi, dan vokasi yang memiliki kompetensi unggul.
2.      Menghasilkan karya ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan olah raga yang bermakna dan bermanfaat.
3.      Menghasilkan kebudayaan dan peradaban bangsa yang berlandaskan nilai-nilai konservasi


Posted on 01.42 by Unknown

6 comments